Bupati Soppeng Ikuti Rakor Pengembangan Bioetanol, Siap Dukung Kebijakan Nasional Tanpa Mengabaikan Ketahanan Pangan

Uncategorized627 Dilihat

SOPPENG, Wartasimpul.com — Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pengembangan bioetanol menjadi kesempatan penting untuk memahami secara langsung arah kebijakan pemerintah pusat dalam upaya pengembangan energi terbarukan berbasis pertanian.

Melalui kehadirannya dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng menyatakan kesiapan untuk mendukung sepenuhnya kebijakan nasional pengembangan bioetanol, dengan tetap memegang teguh pertimbangan menyeluruh terhadap potensi pertanian daerah, kepentingan para petani, kepastian penguasaan lahan, serta keberlanjutan ketahanan pangan masyarakat.

Bupati Soppeng menegaskan bahwa keikutsertaan daerah dalam agenda strategis ini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bagian penting untuk memetakan peluang pengembangan komoditas unggulan pertanian di Kabupaten Soppeng yang selaras dengan arah kebijakan nasional.

“Keikutsertaan Soppeng dalam agenda ini menjadi bagian penting untuk melihat peluang pengembangan komoditas pertanian daerah. Kita tentu akan menyesuaikan dengan potensi yang dimiliki Soppeng, sekaligus memastikan kepentingan petani dan ketahanan pangan tetap menjadi perhatian utama,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat membuka peluang-peluang baru bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Soppeng. Selain turut mendukung agenda kemandirian energi nasional, pengembangan komoditas bahan baku bioetanol diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi hasil pertanian, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di lingkungan pedesaan.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam rapat koordinasi tersebut sekaligus menempatkan daerah sebagai bagian dari konsolidasi awal dalam rangka menyiapkan basis produksi bahan baku bioetanol yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini menjadi langkah awal yang strategis untuk memastikan keterlibatan daerah dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan agar pengembangan program berjalan terarah, berkelanjutan, dan membawa manfaat berlipat ganda bagi masyarakat.

Ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *