Bupati Soppeng Hadiri Rakorda Lintas Sektoral Antisipasi Karhutla, Tekankan Sinergi Pencegahan Sejak Dini

Uncategorized58 Dilihat

SOPPENG, Wartasimpul.com — Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., menghadiri langsung Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) lintas sektoral dalam rangka memperkuat langkah antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Soppeng. Kegiatan berlangsung di kantor Polres Soppeng Aula Tantya Sudhirajati, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Kamis, 27 Agustus 2026, sekitar pukul 09.20 WITA.

Rakorda ini digelar atas inisiatif Polres Soppeng dan dibuka langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., dengan melibatkan berbagai unsur strategis daerah. Turut hadir Kajari Soppeng Sulta Donna Sitohang, S.H., M.H., perwakilan Dandim 1423/Soppeng, Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng atau yang mewakili, perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel, Anggota DPRD Kabupaten Soppeng Rusdiaman Tahir, para Pejabat Utama Polres Soppeng, unsur BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, KPH Walanae Soppeng, para Kapolsek dan Danramil, Camat, Lurah, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perwakilan ORARI, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Soppeng menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap penyelenggaraan rapat koordinasi ini sebagai langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi aset sumber daya alam daerah.

“Kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar masalah lingkungan, melainkan juga berdampak langsung pada ekonomi masyarakat, kualitas udara, serta ketahanan pangan kita. Pencegahan adalah kunci utama, dan itu memerlukan gotong royong seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati Suwardi Haseng.

Bupati juga menegaskan pentingnya peran pemerintah desa dan kelurahan sebagai garda terdepan dalam pemantauan titik-titik rawan kebakaran sekaligus penyuluhan kepada warga.

“Kepala Desa dan Lurah bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus bersinergi mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Mari kita tanam kesadaran bahwa menjaga hutan dan lahan adalah tanggung jawab bersama demi masa depan Soppeng yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Soppeng selaku pembuka kegiatan menekankan bahwa kesiapsiagaan menghadapi Karhutla harus dibangun sejak dini melalui pemetaan wilayah, penguatan personel, kesiapan sarana prasarana, serta percepatan komunikasi antarinstansi. Sebagai bentuk kesiapan operasional, Polres Soppeng telah membentuk Satgas Karhutla dengan membagi wilayah Kabupaten Soppeng menjadi tiga rayon untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Dalam rapat tersebut, peserta juga mendapatkan paparan mendalam dari Kasat Intelkam Polres Soppeng, Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel, BPBD Kabupaten Soppeng, serta KPH Walanae Soppeng, yang membahas kondisi wilayah, potensi kerawanan, kesiapan penanganan, serta langkah-langkah penguatan pencegahan.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab untuk menyamakan persepsi dan memperkuat pola koordinasi di masing-masing wilayah. Seluruh rangkaian Rakorda berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *