Momen Pisah Sambut Kapolres Gowa, Pertemuan Empat Mantan Pimpinan Forkopimda Soppeng Hadirkan Persahabatan Abadi yang tidak lekang oleh waktu

Uncategorized515 Dilihat

WATAN SOPPENG, Wartasimpul.com – Upacara pisah sambut Kapolres Gowa menjadi momen penuh makna ketika empat tokoh yang pernah bersama-sama mengemban amanah sebagai pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Soppeng bersua kembali. Pertemuan hangat ini menjadi bukti nyata bahwa persahabatan yang terjalin semasa bertugas melayani negara tetap terpelihara erat, meski kini masing-masing memikul tanggung jawab di wilayah dan jabatan yang berbeda.

Keempat tokoh tersebut adalah mantan Bupati Soppeng dua periode, H. A. Kaswadi Razak, S.E.; Kapolres Gowa saat ini, Kombes Pol. Dr. H. Muhammad Yusuf Usman; mantan Dandim 1423/Soppeng, Letkol Inf. Reinhard Haposan Manurung, S.Pd.; serta mantan Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng, Salahuddin, S.H., M.H.

Ikatan persaudaraan mereka bermula saat sama-sama bertugas di Kabupaten Soppeng. Pada masa itu, H. A. Kaswadi Razak menjabat sebagai Bupati Soppeng, Kombes Pol. Dr. H. Muhammad Yusuf Usman memimpin Polres Soppeng selama kurang lebih dua tahun, Letkol Inf. Reinhard Haposan Manurung menjabat Komandan Kodim 1423/Soppeng, dan Salahuddin memimpin Kejaksaan Negeri Soppeng.

Sinergi yang terbangun antara unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Kejaksaan pada periode tersebut dikenal sangat harmonis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, penegakan hukum yang berkeadilan, serta mendorong percepatan berbagai program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Soppeng. Hubungan yang terjalin tidak hanya bersifat kedinasan semata, melainkan tumbuh dan mengakar menjadi persahabatan yang tulus hingga hari ini.

Dalam sambutannya pada agenda pisah sambut tersebut, Kombes Pol. Dr. H. Muhammad Yusuf Usman menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat selama memimpin Polres Gowa.

Ia menyampaikan kehadirannya di Gowa bertujuan memberikan rasa aman, tenteram, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, menjadi aparat kepolisian yang baik adalah sebuah pilihan mulia yang sangat bergantung pada integritas diri serta komitmen pribadi setiap anggota Polri.

“Menjadi polisi adalah pilihan. Apakah ingin menjadi polisi yang baik atau tidak, semuanya kembali kepada pribadi masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana kita mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muhammad Yusuf mengungkapkan akan melanjutkan dan mempertahankan berbagai program positif yang telah terbukti efektif selama menjabat sebagai Kapolres Palopo maupun Kapolres Soppeng. Salah satu program unggulan yang akan terus digalakkan adalah kegiatan Safari Subuh, sebagai sarana efektif mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi langsung dari masyarakat, serta menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban wilayah.

“Melalui Safari Subuh, kita bisa hadir di tengah masyarakat, membangun kedekatan batin, serta membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Pertemuan empat mantan pimpinan Forkopimda ini menjadi simbol kuat bahwa tugas pengabdian kepada bangsa dan negara mampu melahirkan persaudaraan sejati yang tidak lekang oleh waktu, jarak, maupun perpindahan tugas. Nilai kebersamaan, saling percaya, dan kerja sama yang dibangun semasa bertugas di Soppeng tetap hidup dan terjaga dengan baik hingga kini.

Momen ini sekaligus menjadi inspirasi serta teladan bagi seluruh aparatur dan generasi penerus, bahwa kolaborasi lintas institusi yang dilandasi integritas, saling menghormati, dan ketulusan persahabatan akan melahirkan pelayanan publik yang humanis, berkualitas, serta membawa manfaat besar bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.

Ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *