Bupati Soppeng Serahkan KUA-PPAS TA 2027 ke DPRD, Tetapkan Target Makro dan Prioritas Pembangunan

Uncategorized554 Dilihat

WATAN SOPPENG, Wartasimpul.com – Bupati Kabupaten Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng. Penyerahan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, H. Naspidin, Rabu (29/7/2026).

Rapat paripurna berlangsung khidmat dan dihadiri lengkap oleh pimpinan serta anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, serta sejumlah undangan lainnya dari berbagai elemen masyarakat.

Penyerahan dokumen strategis ini menjadi tahapan krusial dalam rangkaian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Langkah ini bertujuan menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah, kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan agar terarah, tepat sasaran, serta bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat.

Proyeksi Indikator Makro Pembangunan Positif

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng memaparkan sejumlah proyeksi indikator makro pembangunan Kabupaten Soppeng untuk tahun 2027 dengan tren yang optimis. Pertumbuhan ekonomi daerah ditargetkan berada pada rentang 4,83 persen hingga 6,12 persen.

Sementara itu, tingkat kemiskinan diproyeksikan dapat ditekan menjadi 5,84 persen hingga 6,19 persen, dan tingkat pengangguran terbuka ditargetkan berada di angka 2,67 persen hingga 2,95 persen.

Pada aspek kesejahteraan ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita diproyeksikan mencapai Rp82,97 juta hingga Rp83,89 juta. Sementara dari sisi kualitas sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Soppeng ditargetkan berada di kisaran 74,75 hingga 75,36 poin.

Struktur Proyeksi APBD 2027

Terkait proyeksi struktur APBD Tahun Anggaran 2027, total pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp949,88 miliar, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp206,76 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp743,12 miliar. Di sisi lain, total belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp950,67 miliar.

Pada bagian pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar Rp30 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan dialokasikan untuk pembayaran cicilan pokok utang program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp20,04 miliar, serta pembayaran utang daerah sebesar Rp9,16 miliar.

Tantangan Fiskal dan Langkah Strategis

Meski sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif, Bupati Suwardi Haseng secara jujur mengemukakan masih terdapat tantangan fiskal yang dihadapi daerah.

“Ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih relatif tinggi, ruang fiskal daerah masih terbatas, serta kebutuhan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik terus meningkat,” ungkap Bupati di hadapan peserta rapat paripurna.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan komitmen memperkuat kemandirian fiskal serta efektivitas belanja daerah.

“Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus melakukan penguatan Pendapatan Asli Daerah, meningkatkan efisiensi belanja, serta memastikan setiap program dan kegiatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati Suwardi.

Melalui penyerahan rancangan KUA dan PPAS ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap proses pembahasan bersama DPRD dapat berlangsung secara konstruktif. Sinergi antara eksekutif dan legislatif diharapkan melahirkan kebijakan anggaran yang berkualitas, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Soppeng secara berkelanjutan.

Ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *