Bupati Soppeng Koordinasi dengan PLN Sulselrabar, Dorong Perluasan Jaringan Listrik Masuk Sawah

Uncategorized704 Dilihat

MAKASSAR, Wartasimpul.com — Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, terus berupaya memastikan ketersediaan sumber air yang lebih terjamin bagi lahan persawahan tadah hujan di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memastikan ketersediaan jaringan listrik guna menggerakkan pompa air dari sungai maupun sumur bor.

Pada Senin (20/7/2026), Bupati Suwardi Haseng didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, melakukan pertemuan di Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar). Pertemuan tersebut diterima langsung oleh General Manager UID Sulselrabar, Edyansyah.

Pertemuan ini merupakan wujud nyata ikhtiar Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mewujudkan visi Program Listrik Masuk Sawah. Program ini diharapkan dapat memperluas akses kelistrikan di kawasan pertanian, sehingga pemanfaatan pompa air dapat dilakukan secara optimal guna mendorong peningkatan produktivitas lahan persawahan tadah hujan.

Dalam penyampaiannya, Bupati Soppeng memohon dukungan PLN untuk memperluas jangkauan jaringan distribusi listrik hingga menjangkau kawasan pertanian yang menjadi sasaran program tersebut.

“Sebagian besar sawah di Kabupaten Soppeng masih bergantung pada air hujan. Karena itu, kami mendorong pengembangan sistem pompanisasi agar petani memiliki sumber air yang lebih terjamin dan dapat meningkatkan intensitas tanam. Upaya ini membutuhkan dukungan jaringan listrik yang memadai. Kami berharap PLN dapat menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperluas jangkauan layanan kelistrikan hingga ke kawasan persawahan, sehingga program Listrik Masuk Sawah dapat diwujudkan secara bertahap,” ujar Suwardi Haseng.

Bupati juga menjelaskan bahwa kehadiran jaringan listrik di kawasan persawahan akan membuka peluang pemanfaatan pompa air berbasis listrik secara lebih luas. Dengan demikian, petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada musim hujan untuk mengairi lahan, sehingga produktivitas pertanian diharapkan dapat terus meningkat dan kesejahteraan petani terangkat.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Manager PLN ULP Pajalesang, Muh. Faisal Hasan, beserta jajaran PLN UID Sulselrabar. Pembahasan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan penambahan jaringan distribusi listrik di kawasan pertanian sebagai prasyarat utama pelaksanaan program Listrik Masuk Sawah yang tengah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *