Sat Resnarkoba Polres Soppeng Edukasi Pelajar MAN 1 Soppeng tentang Bahaya Narkoba

Uncategorized649 Dilihat

SOPPENG, Wartasimpul.com — Satuan Reserse Narkoba Polres Soppeng terus menggencarkan langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Salah satu upaya nyata diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) yang digelar di lingkungan MAN 1 Soppeng, Jalan Kayangan, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Senin, 20 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Soppeng, AKP Heriyadi Nur, S.E., M.M., didampingi para personel Sat Resnarkoba. Penyuluhan ini dihadiri dan diikuti secara antusias oleh para siswa serta tenaga pendidik sekolah, dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman mendalam mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.

Dalam penyampaian materinya, AKP Heriyadi menjelaskan bahwa narkoba bukan hanya perbuatan yang melanggar hukum, melainkan juga bertentangan dengan nilai-nilai agama. Zat berbahaya ini terbukti dapat merusak kesehatan fisik, kondisi mental, serta perilaku seseorang hingga menimbulkan ketergantungan yang sulit diatasi.

Para peserta juga diberikan pemahaman menyeluruh mengenai dampak buruk narkoba bagi kesehatan, antara lain gangguan fungsi otak dan penurunan daya ingat, risiko penyakit jantung, hingga gangguan organ lambung. Selain dampak fisik, dijelaskan pula dampak sosial yang ditimbulkan seperti tingginya risiko putus sekolah, hilangnya rasa tanggung jawab, hancurnya cita-cita dan masa depan, serta lunturnya kepatuhan terhadap norma-norma yang berlaku di tengah masyarakat.

Penyuluhan juga menekankan bahwa usia remaja merupakan kelompok yang paling rentan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, yang umumnya dipicu oleh pengaruh pergaulan bebas atau ajakan teman sebaya. Oleh karena itu, para pelajar diajak untuk berani menolak dan mengatakan “TIDAK” terhadap narkoba, serta cerdas memilih lingkungan pergaulan yang positif dan membangun.

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi erat antara kepolisian, pihak sekolah, keluarga, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi yang berkesinambungan. Kami ingin membangun kesadaran seutuhnya bagi para pelajar agar memahami bahwa narkoba bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menghancurkan cita-cita, masa depan, dan kesehatan. Polres Soppeng akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pembinaan berkelanjutan sebagai langkah nyata menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tegas AKBP Aditya.

Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan dan penyuluhan berlangsung dengan lancar, tertib, serta mendapat sambutan yang sangat positif dari pihak sekolah maupun para pelajar. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran pelajar semakin meningkat, sehingga mereka dapat menjadi pelopor sekaligus garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan sepenuhnya bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *