Bupati Soppeng Lantik 222 Pejabat: Penyegaran Organisasi Tanpa Penonaktifan

Uncategorized239 Dilihat

SOPPENG, Wartasimpul.com – Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, secara resmi memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi sebanyak 222 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng. Prosesi berlangsung khidmat di Aula Kantor Gabungan Dinas, Jalan Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Rabu (8/7/2026).

Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle; Penjabat Sekretaris Daerah, Andi Haeruddin; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, H. Afdal (yang bertindak memimpin doa); serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Soppeng.

Pembacaan Surat Keputusan Bupati mengenai penempatan dan mutasi jabatan dilakukan oleh pejabat dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Soppeng. Dari total 222 pejabat yang mengalami pergeseran tugas, rinciannya meliputi: 66 Pejabat Administrator (Eselon III), 113 Pejabat Pengawas (Eselon IV), 37 Kepala Sekolah, serta 6 Kepala UPTD Puskesmas.

Mutasi Sebagai Penyegaran, Tanpa Penonaktifan

Dalam arahannya, Bupati H. Suwardi Haseng menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dan biasa terjadi dalam sistem birokrasi pemerintahan. Langkah ini diambil sebagai bagian penting dari upaya penyegaran organisasi sekaligus peningkatan kualitas dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat luas.

Salah satu hal utama yang ditekankan dalam kesempatan ini adalah kebijakan bahwa mutasi kali ini sama sekali tidak disertai penonaktifan pejabat.

“Tidak ada yang nonjob. Ada yang mendapat promosi jabatan dan ada pula yang bergeser. Ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi agar pejabat tidak terlalu lama berada pada posisi yang sama,” tegas Bupati Suwardi Haseng dalam arahannya.

Lebih lanjut, Bupati juga mengungkapkan bahwa dari sejumlah pejabat yang dilantik, terdapat lima orang yang mewakili prosesi pengambilan sumpah dan sebelumnya berstatus tidak memiliki jabatan aktif. Kini, kelimanya kembali dipercaya mengemban amanah baru di lingkungan pemerintahan daerah.

Kehadiran para kepala desa dan lurah dalam kegiatan ini juga menjadi perhatian khusus. Bupati menjelaskan bahwa kehadiran mereka diharapkan dapat mempererat hubungan kerja dan mempermudah koordinasi, sekaligus agar para pemimpin wilayah dapat langsung mengenal pejabat baru yang akan bertugas di lingkungan instansi maupun wilayah kerjanya.

Pergeseran Jabatan dan Lingkup Perubahan

Mutasi kali ini difokuskan sepenuhnya pada pejabat tingkat Administrator dan Pengawas, atau Eselon III dan IV. Sementara itu, struktur dan penempatan pejabat tingkat Eselon II belum mengalami perubahan atau rotasi. Berikut beberapa nama dan penempatan baru yang menjadi sorotan:

– Lutfi: Dari Camat Ganra ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)

– Posisi Camat Ganra: Diisi oleh mantan Plt Sekretaris Kecamatan Lalabata

– H. Munadir Nurdin: Dari Lurah Botto menjadi Sekretaris Kecamatan Lalabata

– H. Rama Scorpianto: Dari Lurah Lalabata Rilau menjadi Kepala Bidang pada Dinas Pemadam Kebakaran

– Ambriadi: Dari Kepala Bidang Trantib Satpol PP menjadi Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan

– Andi Nurhadi: Dipercaya menjabat Camat Donri-Donri

– Sofyan: Dari Lurah Lemba menjadi Kepala Bidang Trantib Kecamatan Ganra

– Andi Zulkarnaen: Menjabat Sekretaris Badan Kesbangpol

– Nasyta Usman: Dilantik sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika

Suasana Kekeluargaan dan Harapan Kinerja

Selama berlangsungnya prosesi, suasana terlihat khidmat namun hangat dan penuh kekeluargaan. Para pejabat yang dilantik tampak mengikuti seluruh rangkaian dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Banyak di antaranya yang terlihat tersenyum dan saling bertukar ucapan selamat dengan rekan kerja maupun keluarga yang hadir mendampingi.

Kebijakan penataan dan mutasi ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk memperkuat organisasi pemerintahan melalui penempatan aparatur sesuai dengan kompetensi, keahlian, serta kebutuhan pelayanan publik di daerah. Diharapkan dengan adanya penyegaran ini, kinerja seluruh perangkat daerah semakin optimal, responsif, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih prima bagi seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng.

Mengenai kemungkinan adanya pergeseran jabatan untuk pejabat tingkat Eselon II, hal tersebut masih menjadi perhatian publik. Namun hingga kegiatan pelantikan berakhir, belum ada penegasan atau jadwal resmi yang disampaikan oleh Bupati terkait hal tersebut.

ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *