Wakil Bupati Soppeng Hadiri Wisuda Hafizh II dan Penamatan Santri Kelas IX PPTQ Al-Imam Hafsh Soppeng

Uncategorized252 Dilihat

SOPPENG, Wartasimpul.com – Wakil Bupati Soppeng menghadiri acara Wisuda Hafizh Angkatan II sekaligus Penamatan Santri Kelas IX Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al-Imam Hafsh Soppeng. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur di Aula Kantor Camat Lalabata, Selasa (7/7/2026), sebagai bentuk apresiasi luar biasa atas capaian para santri yang telah berhasil menuntaskan pendidikan sekaligus menyelesaikan target hafalan Al-Qur’an.

Turut hadir dalam acara tersebut Kapolres Soppeng, perwakilan Dandim 1423/Soppeng, perwakilan Kejaksaan Negeri Soppeng, ulama tokoh masyarakat Anregurutta KH. Nurdin Maratang, S.Ag., M.Pd., Camat Lalabata, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Soppeng, perwakilan BAZNAS Kabupaten Soppeng, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, serta para orang tua dan wali santri.

Momen Istimewa: Pengujian Langsung Hafalan 30 Juz

Salah satu rangkaian utama yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah pengujian hafalan Al-Qur’an 30 juz. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Soppeng diberikan kehormatan untuk menguji secara langsung kelancaran hafalan para santri wisudawan, didampingi oleh Kapolres Soppeng dan Anregurutta KH. Nurdin Maratang.

Momen ini menjadi bukti nyata kesiapan dan kemampuan para santri dalam menjaga kemurnian serta kelancaran hafalan Al-Qur’an yang telah tuntas mereka pelajari selama menempuh pendidikan di PPTQ Al-Imam Hafsh.

Dua Santri Berhasil Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Dalam laporannya, Pimpinan PPTQ Al-Imam Hafsh menyampaikan rasa syukur yang mendalam, karena pada wisuda tahun ini tercatat capaian istimewa: dua santri telah berhasil menyelesaikan hafalan penuh Al-Qur’an 30 juz.

Pencapaian tersebut, ungkapnya, bukanlah hasil yang instan, melainkan buah dari pembinaan yang berkesinambungan, ketekunan dan kerja keras luar biasa para santri, serta dukungan penuh dan doa tak putus dari kedua orang tua.

Sementara itu, perwakilan orang tua santri menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan, ustaz, dan ustazah yang telah membimbing putra-putri mereka dengan penuh kesabaran dan ketelatenan hingga mampu menuntaskan pendidikan sekaligus menjadi penghafal Al-Qur’an. “Kami berharap anak-anak kami senantiasa istiqamah menjaga hafalannya, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap langkah ke depannya,” ujarnya.

Keberhasilan Santri, Fondasi Masa Depan Daerah

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Soppeng mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan santri yang telah menamatkan pendidikannya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menghafal Al-Qur’an merupakan fondasi yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Anak-anak kita hari ini telah membangun fondasi yang kokoh untuk kehidupan di masa depan. Mereka bukan hanya sedang mempersiapkan diri menjadi pribadi yang unggul, tetapi juga turut membangun fondasi bagi kemajuan daerah dan bangsa. Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, kami mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang diwisuda dan ditamatkan. Terima kasih kepada PPTQ Al-Imam Hafsh yang telah melahirkan generasi-generasi Qur’ani yang unggul. Semoga pondok pesantren di Kabupaten Soppeng terus berkembang dan semakin maju,” tegas Wakil Bupati.

Pesan Ulama: Jadilah Penjaga dan Pengamal Al-Qur’an

Anregurutta KH. Nurdin Maratang dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa pesantren adalah lembaga pendidikan pertama dan tertua di Indonesia yang memiliki peran sangat besar dalam sejarah peradaban bangsa, termasuk dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

Beliau juga mengingatkan para santri bahwa menjadi seorang hafizh Al-Qur’an tidak hanya dituntut memiliki hafalan yang kuat, melainkan juga bacaan yang benar sesuai kaidah tajwid. “Kesalahan dalam membaca Al-Qur’an dapat mengubah makna ayat, sehingga para santri harus senantiasa memperbaiki bacaan dan terus menjaga kualitas hafalannya,” pesannya.

“Semoga anak-anakku semua menjadi Hamalatul Qur’an, yakni penjaga, pembawa, pengemban, sekaligus pengamal Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Anregurutta.

Kegiatan Wisuda Hafizh II dan Penamatan Santri Kelas IX PPTQ Al-Imam Hafsh Soppeng kemudian ditutup dengan doa bersama dan penyerahan penghargaan kepada para wisudawan. Acara ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Soppeng dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi agama, masyarakat, serta kemajuan pembangunan daerah. Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *