Bupati Soppeng Harapkan Duta Anak Jadi Pelopor dan Pelapor Perlindungan Anak

Uncategorized90 Dilihat

Soppeng, Wartasimpul.com – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyampaikan harapan agar Duta Anak Kabupaten Soppeng dapat berperan aktif sebagai pelopor sekaligus pelapor dalam pemenuhan hak-hak anak serta perlindungan generasi muda dari berbagai permasalahan yang dihadapi. Pernyataan ini disampaikannya saat secara resmi membuka kegiatan Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng pada hari Sabtu, 20 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Forum Anak Kabupaten Soppeng sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suwarni Suwardi; Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M.; Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng; sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, tim dewan juri, pengurus Forum Anak Soppeng Latemmamala, serta para finalis Duta Anak Kabupaten Soppeng.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan arah dan masa depan daerah serta bangsa. Oleh karena itu, pemenuhan hak anak dan perlindungan mereka dari segala bentuk kekerasan, perlakuan salah, maupun diskriminasi menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat.

“Keberadaan Duta Anak ini sangat kami harapkan mampu menjadi pelopor sekaligus pelapor dalam upaya pemenuhan hak anak, serta melindungi mereka dari ancaman kekerasan, perundungan, hingga praktik pernikahan usia dini. Selain itu, Duta Anak juga harus mampu menjadi corong yang menyampaikan aspirasi dan kepentingan anak, baik di tingkat daerah maupun hingga tingkat nasional,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, menjelaskan bahwa pembinaan dan pengembangan anak membutuhkan lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.

“Anak ibarat benih yang sedang bertunas. Tugas kita bukan menariknya secara paksa agar cepat besar, melainkan memastikan tanah tempat tumbuhnya subur, airnya cukup, serta lingkungannya aman dan nyaman. Dengan begitu, mereka dapat berkembang sesuai dengan kemampuan dan bakat yang dimiliki,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Duta Anak yang terpilih nantinya tidak hanya berperan dalam kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara anak-anak dengan pemerintah. Mereka diharapkan hadir di tengah teman sebayanya, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi, dan menyampaikannya melalui jalur yang benar agar dapat dicarikan solusi terbaik.

“Duta Anak bukan dipilih hanya untuk tampil percaya diri di atas panggung. Lebih dari itu, mereka harus dekat dengan lingkungan sekitar, memahami apa yang dirasakan dan dibutuhkan anak-anak, serta menyampaikan aspirasi tersebut kepada pihak yang berwenang,” tegas Husniati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwardi juga mengajak seluruh peserta yang mengikuti tahap pemilihan untuk terus mengembangkan jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan merencanakan masa depan. Hal ini dinilai penting sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026 ini diikuti oleh puluhan peserta yang telah melewati tahap penyaringan awal. Mereka akan bersaing melalui serangkaian penilaian untuk menjadi wakil resmi anak-anak se-Kabupaten Soppeng dalam menyuarakan hak dan kepentingan generasi muda di berbagai forum kegiatan.

ksm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *