Satres Narkoba Polres Soppeng Dukung Program KKN Edukasi Warga Desa Marioritenga Bahaya Narkoba

Uncategorized504 Dilihat

SOPPENG, Wartasimpul.com – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Soppeng terus gencar melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Kali ini, personel gabungan turun langsung ke masyarakat dalam kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) yang digelar di Abbatunge, Desa Marioritenga, Kecamatan Marioriwawo, Sabtu (25/4/2026), sekitar pukul 15.30 WITA.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polres Soppeng terhadap program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Lamappapoleonro. Kolaborasi antara akademisi dan kepolisian ini bertujuan untuk memperluas jangkauan edukasi bahaya narkoba hingga ke pelosok desa.

Acara dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Soppeng, AKP Heriyadi Nur, S.E., M.M., dan dihadiri oleh mahasiswa KKN, para Ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda setempat.

Dalam paparannya, AKP Heriyadi Nur menegaskan bahwa ancaman narkoba saat ini sudah sangat masif dan tidak lagi hanya terjadi di perkotaan, tetapi telah merambah hingga ke wilayah pedesaan dengan sasaran utama adalah generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat tentang bahaya narkoba, baik ditinjau dari segi kesehatan, dampak sosial, hingga konsekuensi hukum yang mengikat. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan masyarakat,” ujar Heriyadi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjadi mata dan telinga. Masyarakat diminta untuk lebih waspada dalam mengawasi pergaulan anak-anak serta mengarahkan generasi muda agar lebih banyak melakukan kegiatan yang positif dan produktif.

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., melalui keterangannya menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin antara mahasiswa KKN Universitas Lamappapoleonro dengan jajarannya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi yang positif antara dunia pendidikan dan kepolisian. Penyuluhan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam memerangi narkoba secara bersama-sama,” ungkap Kapolres.

Kapolres Aditya juga menekankan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian saja, melainkan membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat. Ia mengimbau warga agar tidak ragu untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Marioritenga diajak bersama-sama berkomitmen mewujudkan “Desa Bersih Narkoba (Bersinar)”. Diharapkan tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan produktif, serta masyarakat mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari jerat bahaya narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *