SOPPENG, Wartasimpul.com – Dalam rangka menindaklanjuti situasi antrian panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di beberapa titik, Polres Soppeng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para pengelola SPBU se-Kabupaten Soppeng. Kegiatan berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Selasa (7/4/2026), mulai pukul 09.30 WITA.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Soppeng serta para Manajer SPBU wilayah hukum Kabupaten Soppeng.
Pertemuan ini dilaksanakan sebagai respon cepat atas adanya indikasi kelangkaan dan antrean panjang yang terjadi belakangan ini. Rakor ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi serta memastikan distribusi BBM berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Dalam arahannya, Kapolres Soppeng menegaskan pentingnya sinergitas yang kuat antara pihak kepolisian dan pengelola SPBU dalam menjaga stabilitas ketersediaan energi di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengelola SPBU agar senantiasa mematuhi aturan distribusi BBM, tidak melakukan penimbunan, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat secara adil dan merata,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan agar setiap SPBU dapat segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila ditemukan adanya potensi gangguan, seperti antrean yang memanjang, penyaluran yang tidak tepat sasaran, maupun indikasi penyalahgunaan BBM.
“Kami dari Polres Soppeng siap melakukan pengawasan dan pengamanan guna memastikan distribusi BBM berjalan aman dan kondusif. Apabila terdapat kendala di lapangan, segera laporkan agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.
Kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta kolaborasi antara Polres Soppeng dan para stakeholder terkait, sehingga situasi ketersediaan dan distribusi BBM di Kabupaten Soppeng dapat kembali stabil, kondusif, dan tidak meresahkan masyarakat.










