Pemerintah Kabupaten Soppeng Gelar Musrenbang RKPD 2027, Fokus Naikkan Kesejahteraan dan Daya Tahan Ekonomi

Uncategorized370 Dilihat

SOPPENG, Wartasimpul – Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada hari Rabu (11/03/2026) sebagai tahap penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini difungsikan sebagai forum strategis untuk menyelaraskan pandangan seluruh komponen masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng menyoroti dinamika global yang tidak menentu, khususnya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran, yang dinilai memiliki potensi untuk mempengaruhi stabilitas ekonomi dunia. Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi memberikan dampak pada perekonomian nasional dan secara langsung memengaruhi jalannya pembangunan di daerah.

“Perencanaan pembangunan serta alokasi belanja daerah tahun 2027 harus dirancang sebagai instrumen utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat daya tahan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.

Selain itu, Bupati juga menekankan sejumlah agenda prioritas yang perlu menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan. Di antaranya adalah evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program pembangunan, percepatan upaya penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi di tingkat daerah, penguatan inovasi lokal, serta pembangunan infrastruktur yang mampu mendukung sektor unggulan daerah.

Pada sektor pertanian – yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian Soppeng – pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan tanaman pangan melalui penerapan sistem pertanian terpadu. Dukungan juga akan diperkuat untuk sektor peternakan dan perikanan dengan meningkatkan sarana dan prasarana, guna meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk hasil usaha masyarakat.

Bupati juga menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam mewujudkan pembangunan yang selaras dan berkelanjutan. Ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat tidak semua program pembangunan dapat dibiayai secara mandiri.

“Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, serta kerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memperoleh dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun APBD Provinsi,” jelasnya.

“Saya yakin melalui forum Musrenbang ini kita dapat menghasilkan keputusan yang benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat serta mampu mendukung terwujudnya Soppeng yang sehat, maju, dan berdaya saing berbasis agropolitan,” pungkas Bupati.

Acara dihadiri oleh berbagai komponen penting, antara lain Wakil Bupati Soppeng, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari dapil Soppeng–Wajo, perwakilan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Soppeng, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa dan lurah, pimpinan perguruan tinggi, organisasi masyarakat, organisasi profesi, LSM, unsur pers, Forum Anak Kabupaten Soppeng, serta tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan perempuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *