REFLEKSI SATU TAHUN PEMERINTAHAN, BUPATI DAN WAKIL BUPATI SOPPENG PAPARKAN CAPAIAN STRATEGIS TAHUN 2025

Uncategorized62 Dilihat

Soppeng, wartasimpul– Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar acara Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, bertempat di Rumah Jabatan Bupati Soppeng pada Minggu (22/2/2025). Acara tersebut menghadirkan berbagai tokoh dan unsur terkait untuk menyimak capaian pembangunan yang telah dicapai selama setahun kepemimpinan H. Suwardi Haseng, SE bersama Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle.

Kegiatan diawali dengan penayangan video refleksi yang mengabadikan perjalanan satu tahun kepemimpinan di Bumi Latemmamala, menampilkan berbagai program, capaian, serta tantangan yang telah dihadapi. Dalam sambutannya, Bupati Suwardi menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk melayani masyarakat dan mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah kepada seluruh warga Soppeng.

“Refleksi hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung kejujuran untuk melihat sejauh mana janji telah ditunaikan dan tantangan apa yang masih menghadang,” ujar Bupati.

Beliau mengungkapkan bahwa di awal masa pemerintahan, Kabupaten Soppeng menghadapi tantangan fiskal akibat pengurangan anggaran dari pemerintah pusat, yakni sebesar kurang lebih Rp70,6 miliar pada tahun 2025 dan akan kembali berkurang Rp188 miliar pada 2026. Namun, pemerintah daerah tetap memilih jalur inovasi dan efisiensi tanpa membebani masyarakat.

Capaian Makro Ekonomi dan Pembangunan Manusia

Secara makro, ekonomi Soppeng tumbuh sebesar 4,73 persen hingga September 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,63 persen, angka kemiskinan berada pada kisaran 6,65 persen (lebih rendah dari rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan dan nasional), serta inflasi per November 2025 tercatat 2,42 persen yang juga lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi dan nasional.

Sektor Pendidikan: Alokasi Anggaran Tertinggi

Pemkab Soppeng mengalokasikan 33,4 persen APBD 2025 untuk sektor pendidikan. Beberapa program strategis yang direalisasikan antara lain pengadaan 5.400 set seragam dan sepatu gratis untuk siswa baru SD dan SMP, pengadaan 65 unit smart board, rehabilitasi 20 satuan pendidikan melalui APBD, serta revitalisasi 23 sekolah melalui APBN.

Kabupaten Soppeng juga ditetapkan sebagai salah satu dari 100 titik tahap pertama Sekolah Rakyat nasional dengan nama Sekolah Rakyat 64 Soppeng. Untuk tahun 2026, pembangunan Sekolah Rakyat berkonsep boarding school dengan anggaran Rp243 miliar sedang berlangsung di lahan seluas 7,1 hektar di Lingkungan Laempa Kelurahan Lalabata Rilau. Atas komitmen tersebut, Pemkab Soppeng menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha pada 29 November 2025.

Sektor Kesehatan: Optimalisasi Layanan dan Efisiensi Anggaran

Peningkatan layanan difokuskan pada RSUD Latemmamala dengan berbagai pembenahan, mulai dari penyediaan obat, optimalisasi antrean JKN Online, implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS), hingga peningkatan fasilitas ruang rawat inap sesuai standar Kualitas Rumah Sakit Indonesia (KRIS). Refisit anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD berhasil ditekan dari Rp18,8 miliar di akhir 2024 menjadi Rp3,7 miliar di akhir 2025.

Selain itu, dilakukan penguatan puskesmas, pembangunan Unit Transfusi Darah, serta alokasi Rp28,2 miliar untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC) Non-Cut Off guna memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.

Sektor Pertanian: Pilar Utama Pertumbuhan Ekonomi

Total anggaran prasarana dan sarana pertanian tahun 2025 mencapai Rp57,17 miliar, mencakup pembangunan jalan usaha tani, irigasi, program listrik masuk sawah, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta benih unggul. Hasilnya, produksi padi meningkat 9,93 persen dan produksi jagung melonjak 32,50 persen dibanding tahun sebelumnya. Serapan gabah petani juga melampaui target hingga 117 persen, dan Kabupaten Soppeng meraih penghargaan dari Bank BRI sebagai implementator Kartu Tani terbaik kedua di Sulawesi Selatan.

Sektor Infrastruktur dan Tata Kelola Pemerintahan

Dalam sektor infrastruktur, telah dilakukan peningkatan dan preservasi enam ruas jalan sepanjang 3,7 km, penggantian dua jembatan, serta peningkatan dua ruas jalan melalui Inpres dengan dukungan APBN senilai sekitar Rp50 miliar.

Pada aspek tata kelola pemerintahan, Kabupaten Soppeng meraih skor 80,48 dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh KPK, menempatkan Soppeng pada peringkat pertama kategori Zona Hijau/Terjaga di Sulawesi Selatan. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2025 juga meningkat menjadi 88,53.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan fokus pada visi “Soppeng Sehat, Maju dan Berdaya Saing berbasis Agropolitan”.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, kepala desa dan lurah, insan pers, serta masyarakat Kabupaten Soppeng.

 Kasim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *