Soppeng, Wartasimpul.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi se-Sulawesi Selatan untuk kuartal pertama tahun 2026 yang menunjukkan kinerja positif mayoritas daerah. Kabupaten Sinjai mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 11,14 persen, didorong oleh peningkatan hasil produksi dan ekspor sektor pertanian. Disusul Kepulauan Selayar sebesar 9,83 persen, Maros 9,54 persen, Pangkep 9,47 persen, dan Kabupaten Soppeng yang menempati peringkat kelima dengan angka 9,39 persen.
Angka pertumbuhan ekonomi Soppeng sebesar 9,39 persen ini tercatat jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,61 persen, serta berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan yang mencapai 6,88 persen pada periode yang sama.
Secara umum, data BPS menunjukkan bahwa dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, hampir seluruhnya mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif di atas lima persen. Satu-satunya daerah yang mengalami kontraksi adalah Kabupaten Luwu Timur sebesar 2,31 persen.
Menyikapi capaian yang membanggakan tersebut, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyambutnya dengan rasa syukur dan apresiasi. Menurutnya, angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di daerahnya berjalan semakin baik, serta berbagai program pembangunan yang telah digulirkan mulai memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.
“Alhamdulillah, capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 9,39 persen ini bukanlah hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah dari kerja keras seluruh elemen masyarakat, mulai dari petani, pelaku usaha, pelaku UMKM, hingga dukungan penuh seluruh jajaran pemerintah daerah. Ini menunjukkan bahwa roda perekonomian Soppeng bergerak ke arah yang positif dan mampu tumbuh jauh di atas rata-rata nasional maupun provinsi,” ujar Suwardi Haseng saat ditemui wartawan, Rabu (10/6/2026).
Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja ekonomi tersebut melalui penguatan sektor unggulan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta mendorong kemudahan berusaha bagi seluruh lapisan masyarakat.
ksm








